Ada yang sudah tau Debian kan???
Siip deh kalau yang udah tau. Tag kasih jempol 2 nehh. hahay
Nee saya kasih tau...
”Debian adalah distro Linux yang biasa di gunakan untuk jaringan komputer, bisa digunakan sebagai server (baik berbasis GUI maupun text) dan client (jika diinstal lewat GUI)”
Sekarang dah tau kan?
Kalau yang belum jelas taw belum mudeng tanya jah ma Om taw Paman Google . hhe
Sebelumnya saya mu curhat nih. Sebenernya ini tugas Produktif TKJ dari Guru saya. Beliau bilang tugas ini boleh diposting lewat blog taw dibuat PowerPoint. So saya posting jah diblog, sekalian sharing pengetahuan. Dan Debian 5.0 ini merupakan materi terakhir produktif di semester 4 kelas 11 TKJ. Cukup sekian ya curcol saya (curhat colongan maksudnya). hhe
Sekarang langsung masuk aja ke materi. Yang pertama saya bahas adalah cara menkonfigurasi DHCP SERVER pada DEBIAN 5.0.
Ini dia...
- Pertama install paket yang dibutuhkan yaitu dhcp3-serverserver-debian:~# apt-get install dhcp3-server
Ket. : tekan enter untuk melanjutkan instalasi paket.
- Tambahkan scripts pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf
server-debian:~# vim /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Kemudian edit scripts dibawah ini :
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.100 192.168.0.200;
option domain-name-servers 192.168.0.5;
option domain-name "debian.com";
option routers 192.168.0.5;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
}
Ket. : Tekan insert terlebih dahulu kemudian tambahkan scripts sesuai dengan scripts diatas gambar.
Kemudian tekan Esc kemudian :wq untuk keluar dan menyimpan perubahan.
- 192.168.0.0 merupakan IP Network dari IP Address yang digunakan dan juga dari IP Address yang didistribusikan (Di DHCP kan).
- 255.255.255.0 merupakan Netmask dari IP Address yang digunakan dan juga dari IP Address yang didistribusikan (Di DHCP kan).
- Range merupakan Jangkauan dari IP Address yang didistribusikan (Di DHCP kan).
- Option Domain-name-servers merupakan DNS yang nantinya akan digunakan oleh client. Karena server ini difungsikan sebagai DNS Forwarders maka cukup dituliskan IP Address dari server ini tanpa perlu dituliskan DNS dari ISP.
- Option Doman-name merupakan nama yang digunakan sebagai inisial dari IP Address – IP Address yang di DHCP kan oleh server ini.
- Routers merupakan jalan keluar ataupun IP Address yang digunakan sebagai pintu oleh server dalam mendistribusikan IP Address yang di DHCP kan.
- Restart layanan dhcp3-server
server-debian:~# /etc/init.d/dhcp3-server restart
- Setting di Client linux dan windows
server-debian:~# dhclient eth0 (Perintah untuk setting di client Linux)
Sekian dan Terima Kasih.
0 komentar:
Posting Komentar